PENGGUNAAN ENERGI PSIKOLOGI DALAM MENGATASI MASALAH PADA MASA AKIL BALIGH

Authors

  • Muhammad Redha Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Looeziana Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Keywords:

Psikologi pendidikan, Anak usia dini, studi pustaka

Abstract

Masa akil baligh merupakan fase perkembangan yang signifikan dalam kehidupan remaja, ditandai oleh perubahan fisik, emosional, dan psikologis. Perubahan ini sering kali menimbulkan berbagai masalah seperti kecemasan, konflik identitas, dan ketidakstabilan emosi. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan energi psikologi dalam mengatasi permasalahan tersebut melalui pendekatan literatur dan kajian teoritis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait konsep energi psikologi, teknik-teknik penerapannya, serta relevansinya bagi remaja pada masa akil baligh. Hasil kajian menunjukkan bahwa energi psikologi, melalui teknik seperti Emotional Freedom Technique (EFT), meditasi, dan mindfulness, dapat menjadi alat yang efektif untuk membantu remaja mengelola emosi, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian pendekatan ini dalam lingkungan pendidikan dan keluarga untuk mendukung perkembangan remaja secara holistik.

References

Wahidah, W. (2021). Infusing the concept of aqil balighh for early childhood. Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education, 4(1)

Saputro, K. Z. (2018). Memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja, Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1)

Yuhaniah, R. (2022). Psikologi Agama Dalam Pembentukan Jiwa Agama Remaja. Jurnal

Kajian Pendidikan Islam

Dony Kusuma, (2004). Pendidikan Karakter, Jakarta: Grasindo

Oos M Anwas, (2010) “Televisi Mendidik Karakter Bangsa: Harapan dan Tantangan”, dalam jurnal Pendidikan dan kebudayaan, Jakarta: Balitbang Pendidikan Nasional. Vol.16.

John W. Santrock, (2002) Remaja, Jakarta: Penerbit Erlangga, Ed.11. Jilid 2.

R.W. Larson, & M. Richards, (1994), Divergent realities: The emotional lives of mothers, fathers, and adolescents, New York: Basic Books,

L. Steinberg, (2017). Cognitive and affective development in adolescence. Trends in Cognitive Sciences, New York: McGraw-Hill Education

Maesyaroh, A., Aryanti, D., Hayati, E., & SK, A. F. (2022). Urgensi Pemahaman Tahapan

Pendidikan Fitrah Persfektif Fitrah Based Education Karya Harry Santosa: Pendidikan Fitrah. Al-Afkar, Journal For Islamic Studies,Setyaputri, Raising Self Esteem in Teenagers: Sebuah Upaya untuk Penguatan Karakter Siswa,

Saidah, E. M., Kiswanto, H., & Muflihin, Z. (2021). Konsep Pemikiran Pendidikan Akal Ibnu Sina pada Anak Pra Aqil Balighh. Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 7(1)

Suharnis, S. (2021). Perkembangan Kognitif Anak Dalam Persfektif Pendidikan Islam. Musawa: Journal for Gender Studies, 13(2)

Zubaidi, (2011). Desain Pendidikan Karakter Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan, (Jakarta: Penerbit Kencana, Ed. 1. h. 1.

Darmiyati Zuhdi, (2009), Pendidikan Karakter Yogyakarta: UNY Press

I.A. Kuntoro, (2013), Manajemen Energi Psikologi, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Downloads

Published

2026-02-06