INNOVATIVE FINANCING SCHEMES FOR AGRICULTURAL INFRASTRUCTURE: OVERCOMING LOCAL FISCAL CONSTRAINTS THROUGH INTER-GOVERNMENTAL COLLABORATION (A CASE STUDY OF BIREUEN REGENCY)

Authors

  • Syamsil Adri Bappeda Bireuen

DOI:

https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v4i2.433

Abstract

Abstract

Achieving food self-sufficiency in Bireuen Regency currently faces a severe policy deadlock. Following the late-2025 floods, 4,731 hectares of productive rice fields and vital infrastructure, such as the Pante Lhong and Hagu Peudada dams, suffered massive damage. The root cause is a local fiscal "double burden"; the regional budget is locked into housing recovery while agricultural infrastructure needs reach IDR 1.1 Trillion. This policy paper aims to formulate an innovative financing scheme to overcome the authority barriers of Law 23/2014. Using a qualitative-case study methodology with IFE, EFE, and SWOT quadrant analysis, Bireuen was found to be in a Turnaround position. The results of William Dunn’s criteria analysis recommend the issuance of a Regent's Regulation on the Cross-Level Government Funding Collaboration Scheme as the most logical single solution. Through a Cooperation Agreement (PKS) referencing Presidential Instruction 2/2025, regional fiscal constraints can be breached by securing APBN and APBA support. This policy is not merely an administrative matter; it is a humanitarian effort to restore the dignity and livelihoods of thousands of Bireuen farmers from the threat of post-disaster poverty.

Keywords: Innovative Financing, Agricultural Infrastructure, Collaboration, Disaster, Bireuen.

References

Pemerintah Kabupaten Bireuen. (2024). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) Kabupaten Bireuen Tahun 2024. Bireuen: Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Pemerintah Kabupaten Bireuen. (2025). Peraturan Bupati Bireuen Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Bireuen Tahun Anggaran 2025. Bireuen: Sekretariat Daerah.

Pemerintah Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Lembaran Negara RI Tahun 2012, No. 227. Jakarta: Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara RI Tahun 2014, No. 244. Jakarta: Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2015). Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur. Lembaran Negara RI Tahun 2015, No. 62. Jakarta: Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2018). Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah. Lembaran Negara RI Tahun 2018, No. 102. Jakarta: Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara RI Tahun 2022, No. 12. Jakarta: Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2025). Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Produksi dan Produktivitas Pertanian Nasional. Jakarta: Sekretariat Kabinet.

Azmi, Z. (2025). Strategi peningkatan total factor productivity padi melalui perbaikan infrastruktur. Jurnal Perencanaan Pembangunan Pertanian, 2(1), 1-21. https://doi.org/10.xxxx/jp3.xxxx (Contoh DOI)

Gusti Farhan, M., Sari, K. R., & Mubarok, M. H. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi realisasi belanja modal pada kabupaten/kota provinsi Kepulauan Bangka Belitung. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi), 9(6), 2358–2370. https://doi.org/10.35870/jemsi.v9i6.1620

Hakim, A. R., & Sumadinata, R. W. S. (2023). Analisis penerapan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Jurnal Manajemen Pembangunan, 4(2), 112-129.

Lestari, S. D., & Sitorus, S. P. (2022). Dampak pembangunan infrastruktur irigasi terhadap produktivitas padi dan pendapatan petani di Kabupaten Karawang. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 10(1), 72-88. https://doi.org/10.14710/jwl.10.1.72-88

Muda, I., & Hasibuan, A. (2022). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan desentralisasi fiskal terhadap belanja modal pada pemerintah daerah di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Bisnis (JAB), 8(1), 45-59.

Prasetyo, B., & Wibowo, R. (2024). Ketersediaan beras menuju kemandiriaan pangan: Pendekatan sistem dinamik. Jurnal Agriekonomika, 13(2), 145-159. https://doi.org/10.24843/JAE.2024.v13.i02.p03

Pratiwi, A., & Hariyanto, T. (2024). Implementasi blended finance sebagai alternatif pendanaan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. Jurnal ARIMBI (Akuntansi, Riset, Manajemen, dan Bisnis), 2(1), 98-115.

Putri, D. A., & Sulaeman, E. (2025). Collaborative governance dalam tata kelola desa wisata: Studi kasus di Kabupaten Lima Puluh Kota. JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies), 9(1), 1-15. https://doi.org/10.31506/jipags.v9i1.29954

Putri, A. N., & Suryani, E. (2020). Implementasi kebijakan pembangunan infrastruktur melalui kerjasama antar daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 10(2), 123–132. https://doi.org/10.22146/jiap.2020.56789

Sihombing, R., & Manurung, P. (2022). Blended Finance: Konsep & penerapan di Indonesia. (Publikasi Riset No. 12/2022). Jakarta: Institute for Economic and Social Research (LPEM) FEB UI.

Siregar, B., & Harahap, I. (2021). Pengaruh desentralisasi fiskal terhadap belanja modal dan pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota Sumatera Utara. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6(1), 38-51. https://doi.org/10.36441/jak.v6i1.488

Sugeng Cahyono, A., Sari Dewi, R., Zauhar, S., Domai, T., & Siswidiyanto, S. (2023). Collaborative governance dalam pelayanan perlindungan anak di Indonesia. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi, 4(3), 340–357. https://doi.org/10.59141/jist.v4i3.601

Wahyudi, A., & Kismartini. (2023). Efektivitas kerjasama antar daerah dalam penyediaan pelayanan publik (Studi kasus KAD di perbatasan Jawa Tengah). Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 12(1), 55-70. https://doi.org/10.14710/jiap.12.1.55-70

Wibowo, A. N. F. A. (2020). Collaborative governance dalam pelayanan transportasi publik (Studi BRT Trans Semarang). Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(3), 1-18.

Downloads

Published

2026-04-02

How to Cite

Adri, S. (2026). INNOVATIVE FINANCING SCHEMES FOR AGRICULTURAL INFRASTRUCTURE: OVERCOMING LOCAL FISCAL CONSTRAINTS THROUGH INTER-GOVERNMENTAL COLLABORATION (A CASE STUDY OF BIREUEN REGENCY). Jurnal Ikhtibar Nusantara, 5(1), 281–293. https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v4i2.433