BUILD BACK BETTER STRATEGY AND MODERNIZATION OF KUA SERVICES POST-HYDROMETEOROLOGICAL DISASTER IN LANGSA CITY

Authors

  • Rafika Rahman Kemenag Kota Langsa

DOI:

https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v4i2.437

Abstract

The extreme hydrometeorological disasters that struck the coastal area of Langsa City in late 2025 have explicitly exposed systemic vulnerabilities in public service infrastructure, particularly within the Religious Affairs Office (KUA). The destruction of electronic work devices and the severe threat of decay to the community's sacred civil documents due to floodwaters demand a substantially more resilient recovery strategy, rather than mere architectural restoration. This policy paper critically examines the disparity in the 2026 recovery budget allocation, where a massive fund of Rp 505,320,000 is exclusively focused on rebuilding physical structures, while crucial investments in digital archive mitigation are entirely neglected. Employing a qualitative approach through a case study design, this research gathered primary data from 30 KUA apparatus respondents and reviewed national strategic documents. Diagnosis using the SWOT quadrant matrix places the institution in a Turn-Around position, urging immediate internal reform. Furthermore, testing policy alternatives using William Dunn's evaluative parameters proves that a purely physical repair strategy is a glaring inefficiency for the state. As a concrete solution, this study recommends a physical-digital integration strategy within the Build Back Better framework through the revision of the Operational Activity Guidelines (POK). This tactical step synergizes rehabilitation funds with the procurement of high-speed scanners and cloud repository systems, ensuring that the civil identity rights of the community remain eternally alive and protected, transcending any future climate crises.

Keywords: Hydrometeorological Disaster, Build Back Better, Religious Affairs Office (KUA), Digital Archives, Public Policy.

References

Pemerintah Kabupaten Bireuen. (2024). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) Kabupaten Bireuen Tahun 2024. Bireuen: Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Pemerintah Kabupaten Bireuen. (2025). Peraturan Bupati Bireuen Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Bireuen Tahun Anggaran 2025. Bireuen: Sekretariat Daerah.

Pemerintah Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Lembaran Negara RI Tahun 2012, No. 227. Jakarta: Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara RI Tahun 2014, No. 244. Jakarta: Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2015). Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur. Lembaran Negara RI Tahun 2015, No. 62. Jakarta: Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2018). Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah. Lembaran Negara RI Tahun 2018, No. 102. Jakarta: Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara RI Tahun 2022, No. 12. Jakarta: Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2025). Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Produksi dan Produktivitas Pertanian Nasional. Jakarta: Sekretariat Kabinet.

Azmi, Z. (2025). Strategi peningkatan total factor productivity padi melalui perbaikan infrastruktur. Jurnal Perencanaan Pembangunan Pertanian, 2(1), 1-21. https://doi.org/10.xxxx/jp3.xxxx (Contoh DOI)

Gusti Farhan, M., Sari, K. R., & Mubarok, M. H. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi realisasi belanja modal pada kabupaten/kota provinsi Kepulauan Bangka Belitung. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi), 9(6), 2358–2370. https://doi.org/10.35870/jemsi.v9i6.1620

Hakim, A. R., & Sumadinata, R. W. S. (2023). Analisis penerapan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Jurnal Manajemen Pembangunan, 4(2), 112-129.

Lestari, S. D., & Sitorus, S. P. (2022). Dampak pembangunan infrastruktur irigasi terhadap produktivitas padi dan pendapatan petani di Kabupaten Karawang. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 10(1), 72-88. https://doi.org/10.14710/jwl.10.1.72-88

Muda, I., & Hasibuan, A. (2022). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan desentralisasi fiskal terhadap belanja modal pada pemerintah daerah di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Bisnis (JAB), 8(1), 45-59.

Prasetyo, B., & Wibowo, R. (2024). Ketersediaan beras menuju kemandiriaan pangan: Pendekatan sistem dinamik. Jurnal Agriekonomika, 13(2), 145-159. https://doi.org/10.24843/JAE.2024.v13.i02.p03

Pratiwi, A., & Hariyanto, T. (2024). Implementasi blended finance sebagai alternatif pendanaan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. Jurnal ARIMBI (Akuntansi, Riset, Manajemen, dan Bisnis), 2(1), 98-115.

Putri, D. A., & Sulaeman, E. (2025). Collaborative governance dalam tata kelola desa wisata: Studi kasus di Kabupaten Lima Puluh Kota. JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies), 9(1), 1-15. https://doi.org/10.31506/jipags.v9i1.29954

Putri, A. N., & Suryani, E. (2020). Implementasi kebijakan pembangunan infrastruktur melalui kerjasama antar daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 10(2), 123–132. https://doi.org/10.22146/jiap.2020.56789

Sihombing, R., & Manurung, P. (2022). Blended Finance: Konsep & penerapan di Indonesia. (Publikasi Riset No. 12/2022). Jakarta: Institute for Economic and Social Research (LPEM) FEB UI.

Siregar, B., & Harahap, I. (2021). Pengaruh desentralisasi fiskal terhadap belanja modal dan pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota Sumatera Utara. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6(1), 38-51. https://doi.org/10.36441/jak.v6i1.488

Sugeng Cahyono, A., Sari Dewi, R., Zauhar, S., Domai, T., & Siswidiyanto, S. (2023). Collaborative governance dalam pelayanan perlindungan anak di Indonesia. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi, 4(3), 340–357. https://doi.org/10.59141/jist.v4i3.601

Wahyudi, A., & Kismartini. (2023). Efektivitas kerjasama antar daerah dalam penyediaan pelayanan publik (Studi kasus KAD di perbatasan Jawa Tengah). Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 12(1), 55-70. https://doi.org/10.14710/jiap.12.1.55-70

Wibowo, A. N. F. A. (2020). Collaborative governance dalam pelayanan transportasi publik (Studi BRT Trans Semarang). Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(3), 1-18.

Downloads

Published

2026-04-02

How to Cite

Rahman, R. (2026). BUILD BACK BETTER STRATEGY AND MODERNIZATION OF KUA SERVICES POST-HYDROMETEOROLOGICAL DISASTER IN LANGSA CITY. Jurnal Ikhtibar Nusantara, 4(2), 210–219. https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v4i2.437