THE ROLE OF ISLAMIC ETHICS, MORALS AND CHARACTER IN ADDRESSING THE CRISIS OF CHARACTER IN THE DIGITAL 4.0 ERA
DOI:
https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i2.550Keywords:
etika, moral, akhlak Islam, krisis karakter, Revolusi Industri 4.0.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran etika, moral, dan akhlak Islam dalam menghadapi krisis karakter pada era Revolusi Industri 4.0. Perkembangan teknologi digital, media sosial, dan arus globalisasi telah membawa perubahan besar terhadap pola perilaku masyarakat, khususnya dalam aspek moral dan etika sosial. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, artikel, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan etika, moral, akhlak, tasawuf, serta perkembangan teknologi modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemajuan teknologi memberikan dampak positif dalam mempermudah komunikasi dan akses informasi, tetapi juga memunculkan berbagai permasalahan moral seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, ujaran kebencian, serta menurunnya etika komunikasi di ruang digital. Dalam perspektif Islam, etika berfungsi sebagai pedoman rasional dalam menentukan baik dan buruk suatu tindakan, moral berkaitan dengan norma sosial yang berkembang di masyarakat, sedangkan akhlak berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis yang menekankan pembentukan karakter dan spiritualitas manusia. Selain itu, tasawuf berperan penting dalam membentuk pengendalian diri, kejujuran, tanggung jawab, dan kesadaran spiritual di tengah kehidupan modern. Oleh karena itu, penguatan pendidikan akhlak berbasis nilai-nilai Islam menjadi langkah penting dalam membangun generasi yang berkarakter, beretika, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak pada era Revolusi Industri 4.0
References
Andini, R. (2023). Relativisme budaya dan universalisme moral dalam masyarakat multikultural. Jurnal Filsafat Nusantara, 9(2), 112–125.
Aulia, N., & Ramadhan, F. (2024). Etika komunikasi lintas budaya Timur dan Barat di era globalisasi. Jurnal Sosial Humaniora, 12(1), 45–57.
Azizah, L., Prasetyo, H., & Nugraha, A. (2024). Individualisme dan kebebasan individu dalam perspektif budaya Barat modern. Jurnal Kajian Budaya Global, 7(1), 21–34.
Bernanda, R., & Wakhudin, M. (2023). Nilai moral dan tradisi masyarakat Timur dalam perspektif pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Sosial, 15(3), 201–214.
Hofstede, G. (2011). Dimensionalizing cultures: The Hofstede model in context. Online Readings in Psychology and Culture, 2(1), 1–26.
Kusumastuti, D., Rahmawati, I., & Fadilah, N. (2025). Perbandingan nilai etika dan moral dalam budaya Timur dan Barat di era globalisasi. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(1), 30–47.
Suastra, I., Dewi, P., & Laksana, B. (2024). Kolektivisme dalam budaya Timur dan pengaruhnya terhadap perilaku sosial masyarakat. Jurnal Antropologi Indonesia, 19(2), 120–133.
Wardhani, T., Pramono, E., & Sari, M. (2024). Dimensi budaya Hofstede dalam analisis etika lintas budaya. Jurnal Komunikasi Antarbudaya, 5(1), 66–81.
Yu, X., Chen, Y., & Li, Z. (2022). Eastern and Western cultural values in social interaction. International Journal of Cultural Studies, 14(3), 201–214.
Ji, L., Zhang, Z., & Guo, H. (2021). Cultural perspectives between Eastern and Western societies in the globalization era. Journal of Cross-Cultural Communication, 9(2), 55–66.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syahrul Nizam, Devi Nur Hidayah, Julayli Eki Syafitri, Bagus Adi Pratama, Lili Ayu Ambarwati, Tazkia Nazila Tsani, Fakhri Muammar Fadhly, Maulidia Anita Saqinah, Kutniatus Zahro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










