THE ROLE OF THE HEADTEACHER IN THE DEVELOPMENT OF ACADEMIC AND NON-ACADEMIC ADMINISTRATION AT MIN 20 ACEH BESAR

Authors

  • Nursalami Nursalami Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Muhammad Faisal Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Verina Arabia Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i3.619

Keywords:

kepala madrasah, administrasi akademik, administrasi nonakademik,

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala madrasah dalam pengembangan administrasi akademik dan nonakademik, mengevaluasi pelaksanaan administrasi, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi di MIN 20 Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah memiliki peran strategis sebagai pemimpin, manajer, dan supervisor dalam mengembangkan administrasi akademik dan nonakademik. Kepala madrasah berperan dalam perencanaan, pengawasan, pembinaan guru, serta pengelolaan kesiswaan, sarana prasarana, keuangan, dan hubungan dengan masyarakat. Pelaksanaan administrasi akademik dan nonakademik di madrasah berjalan cukup tertib dan terstruktur, ditandai dengan kelengkapan dokumen pembelajaran, pengelolaan data siswa, pengarsipan administrasi, serta pengelolaan sarana, prasarana, dan keuangan yang sistematis.Meskipun demikian, kepala madrasah menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan kompetensi administrasi guru dan tenaga kependidikan, sarana prasarana yang belum optimal, beban kerja kepala madrasah yang tinggi, serta keterbatasan anggaran. Kendala-kendala tersebut memengaruhi efektivitas pengembangan administrasi, meskipun diupayakan untuk diatasi melalui pembinaan, koordinasi, dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia.Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pengembangan administrasi akademik dan nonakademik di MIN 20 Aceh Besar sangat bergantung pada kepemimpinan kepala madrasah yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

References

Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoretik dan Permasalahannya, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2010, hlm. 83.

Mulyasa, Menjadi Kepala Sekolah Profesional, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013, hlm. 24.

Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012, hlm. 88.

Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah.

Abuddin Nata, Manajemen Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2016, hlm. 145.

Syaiful Sagala, Administrasi Pendidikan Kontemporer, Bandung: Alfabeta, 2013, hlm. 21.

Mulyasa, Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah, Jakarta: Bumi Aksara, 2015, hlm. 98.

Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoretik dan Permasalahannya, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2010, hlm. 102.

Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012, hlm. 91.

Abuddin Nata, Manajemen Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2016, hlm. 152.

Sudjana, Supervisi Pendidikan: Konsep dan Aplikasinya, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2010, hlm. 56.

Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoretik dan Permasalahannya, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2010, hlm. 174.

Nana Syaodih Sukmadinata, Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktik, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012, hlm. 5.

Mulyasa, Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2014, hlm. 89.

Abuddin Nata, Manajemen Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2016, hlm. 170.

Syaiful Sagala, Administrasi Pendidikan Kontemporer, Bandung: Alfabeta, 2013, hlm. 61.

Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012, hlm. 36.

Mulyasa, Manajemen Berbasis Sekolah, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2015, hlm. 78.

Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoretik dan Permasalahannya, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2010, hlm. 172.

Abuddin Nata, Manajemen Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2016, hlm. 164

Syaiful Sagala, Administrasi Pendidikan Kontemporer, Bandung: Alfabeta, 2013, hlm. 75.

Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012, hlm. 128.

Mulyasa, Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah, Jakarta: Bumi Aksara, 2015, hlm. 112.

Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoretik dan Permasalahannya, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2010, hlm. 198.

Abuddin Nata, Manajemen Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2016, hlm. 176.

Depdiknas, Panduan Kegiatan Ekstrakurikuler, Jakarta: Depdiknas, 2006, hlm. 2.

Djemari Mardapi, Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi Pendidikan, Yogyakarta: Nuha Medika, 2012, hlm. 45.

Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012, hlm. 134.

Abuddin Nata, Manajemen Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2016, hlm. 182.

Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoretik dan Permasalahannya, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2010, hlm. 205.

Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoretik dan Permasalahannya, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2010, hlm. 45.

Bass, B. M. & Riggio, R. E., Transformational Leadership, New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, 2006, hlm. 3.

Mulyasa, Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah, Jakarta: Bumi Aksara, 2015, hlm. 67.

Yukl, G., Leadership in Organizations, New Jersey: Pearson Education, 2013, hlm. 87.

Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012, hlm. 148.

Robbins, S. P., Organizational Behavior, New Jersey: Prentice Hall, 2014, hlm. 376.

Syaiful Sagala, Administrasi Pendidikan Kontemporer, Bandung: Alfabeta, 2013, hlm. 96.

Abuddin Nata, Manajemen Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2016, hlm. 195.

Downloads

Published

2026-07-18

How to Cite

Nursalami, N., Muhammad Faisal, & Verina Arabia. (2026). THE ROLE OF THE HEADTEACHER IN THE DEVELOPMENT OF ACADEMIC AND NON-ACADEMIC ADMINISTRATION AT MIN 20 ACEH BESAR. Jurnal Ikhtibar Nusantara, 5(3), 86–97. https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i3.619