KEWARGAAN DALAM TEORI ISLAM PESANTREN: TRADISI SOSIAL DAN PRAKTIK KEHIDUPAN KEWARGAAN MASYARAKAT PESANTREN

Authors

  • Moh. Ali Mahdi PAI, Pascasarjana, Universitas Annuqayah, Sumenep
  • Hariyanto PAI, Pascasarjana, Universitas Annuqayah, Sumenep
  • Ach. Maimun PAI, Pascasarjana, Universitas Annuqayah, Sumenep
  • Muhammad Afan PAI, Pascasarjana, Universitas Annuqayah, Sumenep
  • Atiqur Rahman Binuri Ramadan PAI, Pascasarjana, Universitas Annuqayah, Sumenep

DOI:

https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i3.675

Keywords:

muwathanah; three-tiered ukhuwah; pesantren; religious moderation; Islamic citizenship

Abstract

This article examines the concept of citizenship (muwathanah) within Islamic pesantren theory and its practice in the social tradition of pesantren communities in Indonesia. Prior studies on Islamic citizenship largely remain at the normative-theoretical level of fiqh siyasah, while pesantren studies typically focus on character education without framing it as a citizenship practice; this article addresses that gap by using fiqh siyasah categories as an analytical lens to read the social practice of pesantren life. Using a qualitative library-research method, the study finds that pesantren function as a social laboratory that internalises Islamic citizenship values through traditions such as bahtsul masail and the three-tiered brotherhood (ukhuwah islamiyah, wathaniyah, and basyariyah), together with national-insight education. Based on these findings, the article proposes the Pesantren Muwathanah Framework, a conceptual model linking theological grounding, the relational structure of ukhuwah, the space of internalisation within pesantren, and the space of dissemination by alumni into wider society. The study recommends strengthening a citizenship curriculum grounded in pesantren values as a model for religious moderation and social capital building in Indonesia.

References

Abidin, Z., & Sirojuddin, A. (2023). Tradisi Pendidikan Pesantren dalam Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Profetik. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 84–97. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v5i1.773

Al-Jauziyah, I. Q. (1424 H/2003). Ahkam Ahl al-Dzimmah (Tahqiq Sayyid 'Imran). Kairo: Dar al-Hadits.

Al-Maududi, A. A. (2005). Hak-hak Asasi Manusia dalam Islam (Terj. Bambang Iriana Djajatmadja). Jakarta: Bumi Aksara.

Al-Qaradhawi, Y. (2003). Fiqh al-Aqalliyyat al-Muslimah. Kairo: Dar al-Syuruq.

Al-Qur'an al-Karim.

Aminullah, M. S. (2020). Agama dan Politik: Studi Pemikiran Soekarno tentang Relasi Agama dan Negara. Jurnal Sosiologi Agama, 14(1), 35–50.

Ashfiya Nur Atqiya, Nasoha, A. M. M., Al Ghiffari, M. I., Saputri, F. F., & Khasanah, N. (2025). Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Islam: Analisis terhadap Piagam Madinah dan Konstitusi Modern. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(3), 149–162. https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i3.908

Budiyati. (2024). Penerapan Nilai-Nilai Moderasi Beragama pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah Bandongan. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan.

Cendekia: Jurnal Studi Keislaman. (2023). Moderasi Beragama dan Kampung Sadar Kerukunan, 9(2).

Dhofier, Z. (1984). Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kiai. Jakarta: LP3ES.

Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Islam dan UUD 1945: Studi Komparatif. (2026). Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin.

Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Perspektif Al-Qur'an. Civic Edu: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan.

Hak dan Kewajiban Warga Negara Dalam Sistem Hukum Tata Negara. (2024). Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia.

Hak dan Kewajiban Warga Negara Non Muslim di Negara Islam Menurut Al-Maududi. (2021). Jurnal Integrasi Ilmu Syari'ah, 2(1).

Hakim, A. A. L. (2013). Pesantren dan Perubahan Sosial. Jurnal Pusaka, 1(1).

Harisah, A. N. (2020). Pesantren Sebagai Lembaga Dakwah Perubahan Sosial Budaya. Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan, 12(1), 1–22.

Ibn Khaldun. (2011). Muqaddimah (Terj. Ahmadie Thoha). Jakarta: Pustaka Firdaus.

Iqbal, M. (2001). Fiqh Siyasah: Kontekstualisasi Doktrin Islam. Jakarta: Gaya Media Pratama.

Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman. (2022–2024). Ukhuwah Wathaniyah Perspektif KH. Hasyim Asy'ari, 22(1); 24(1).

Justicia Islamica: Jurnal Kajian Hukum dan Sosial. (2023). Konsep Ahlu al-Dzimmah dan Civilizational Fiqh, 20(1), 105–124.

Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman. Internalisasi Nilai Pendidikan Ukhuwah Islamiyah, Menuju Perdamaian (Shulhu) dalam Masyarakat Multikultural Perspektif Hadis.

Keseimbangan Hak dan Kewajiban Warga Negara: Tinjauan Kesenjangan Antara Norma dan Realitas Sosial di Indonesia. (2026). Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(1).

Konsep Muwathanah: Meninjau Status Nonmuslim dalam Putusan Munas NU 2019. NU Online. Diakses dari https://islam.nu.or.id/syariah/konsep-muwathanah-meninjau-status-nonmuslim-dalam-putusan-munas-nu-2019-qXJGg

Kontekstualisasi Ucapan Salam Kepada Non-Muslim. (2026). An-Najah: Jurnal Studi Islam.

LexIslamica: A Multidisciplinary Approach to Islamic Law and its Contemporary Applications. (2026). Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Ketatanegaraan Islam, 2(11), 105–111.

LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin. (2025). Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Hukum Islam dan Implikasinya terhadap Sistem Hukum Indonesia, 2(1), 62–73.

Maqasid Shariah and Applications in the Coexistence of the Muslim and Non-Muslim. (2020). Jurnal Fiqh dan Muamalah.

Muhammad Wildan Khadamul Haramain, & Mufaizah. (2025). Peran Pondok Pesantren dalam Membentuk Karakter Sosial Santri di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya. Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam, 6(1), 71–81. https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v6i1.4195

Nasoha, A. M. M., Atqiya, A. N., Millah, A. S., Rosyadi, R. I. F., & Wahid, K. N. (2025). Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Hukum Islam dan Implikasinya terhadap Sistem Hukum Indonesia. LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 62–73.

Peran dan Kontribusi Masyarakat Pesantren dalam Berbangsa dan Bernegara. (2022). Jurnal Kajian Sosial Keagamaan.

Peran Pesantren Dalam Membangun Moralitas Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045. (2022). Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta, 3(1).

Peran Pesantren Darul Arafah Raya Dalam Membentuk Pemahaman Kesadaran Politik Santri. (2026). Jurnal Sosial Politik dan Hukum.

Peran Ustadz Dalam Membentuk Sikap Nasionalisme. (2026). Jurnal Pendidikan Islam UHAMKA.

Peringati Hari Santri; Mengingatkan Peran Pesantren Untuk Negeri. (2021). Jurnal Islam Nusantara, 2(1).

Pesantren dalam Era Digital: Antara Tradisi dan Transformasi. (2024). Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 16(2), 342–356. https://doi.org/10.47945/tasamuh.v16i2.1600

Piagam Madinah (Konstitusi Madinah, 622 M).

Proposisi Kewargaan dalam Islam: Tafsir Baru Konsep Ummah. Jurnal Studi Al-Qur'an.

Sikap Islam terhadap Minoritas Non-Muslim. (2014). Kalimah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 12(1), 55–80.

Strategi Penguatan Ukhuwah Basyariyah untuk Keharmonisan Sosial. AHDAF: Jurnal Studi Islam dan Sosial.

The Concept of Ukhuwah (Brotherhood) in the Perspective of Al-Qur'an. (2024). AL-RAHEEQ International Research Journal, 3(2), 1–20.

Tradisi Keilmuan Pesantren di Indonesia. Prosiding ANSOPS IAIN Kediri.

Tradisi Pendidikan Pesantren dalam Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Profetik. (2024). Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 84–97.

Ukhuwah Islamiyah dalam Pandangan Al-Qur'an. Cross-Border: Jurnal Kajian Perbatasan Antarnegara, Sosial, Budaya dan Politik, IAIS Sambas.

Ukhuwah Islamiyah dan Peranan Masyarakat Islam. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi.

Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah, and Basyariyah in the Qur'an. (2026). Al-Munir: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir.

Wahid, A. (2001). Menggerakkan Tradisi: Esai-Esai Pesantren. Yogyakarta: LKiS.

Warga Negara, Hak dan Kewajiban Warga Negara. (2025). CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora.

Wawasan Kebangsaan dan Resolusi Turbulensi Globalisasi: Studi Kasus pada Santri Pesantren Tradisional. (2022). Al-Thariqah: Jurnal Pendidikan, 7(1). https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9122

Zuhriy, M. S. (2011). Budaya Pesantren dan Pendidikan Karakter pada Pondok Pesantren Salaf. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 19(2), 287–310. https://doi.org/10.21580/ws.2011.19.2.159

Downloads

Published

2026-07-19

How to Cite

Moh. Ali Mahdi, Hariyanto, Ach. Maimun, Muhammad Afan, & Atiqur Rahman Binuri Ramadan. (2026). KEWARGAAN DALAM TEORI ISLAM PESANTREN: TRADISI SOSIAL DAN PRAKTIK KEHIDUPAN KEWARGAAN MASYARAKAT PESANTREN. Jurnal Ikhtibar Nusantara, 5(3), 343–355. https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i3.675