DEKONSTRUKSI DIKOTOMI ILMU: UPAYA REKONSTRUKSI KURIKULUM INTEGRATIF FAKULTAS SAINTEK UIN AR-RANIRY BANDA ACEH

Authors

  • Samsuardi Dosen Luar Biasa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Abdul Hadi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i3.730

Keywords:

Rekonstruksi kurikulum, integrasi keilmuan, dikotomi ilmu, kurikulum non-dikotomik, perguruan tinggi keagamaan Islam, UIN Ar-Raniry

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merumuskan model rekonstruksi kurikulum integratif sebagai upaya mendekonstruksi dikotomi ilmu di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum yang secara historis mewarnai tradisi pendidikan Islam dinilai masih menyisakan problem epistemologis, metodologis, dan praksis dalam pengembangan kurikulum di perguruan tinggi keagamaan Islam. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain kajian epistemologis. Data diperoleh melalui analisis dokumen kurikulum, wawancara dengan pemangku kebijakan akademik, serta telaah literatur terkait integrasi keilmuan dalam konteks pendidikan tinggi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, Kebijakan rekonstruksi keilmuan non dikotomik di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dilakukan melalui beberapa langkah; pertama penyusunan renstra universitas, penyusunan visi dan misi dan tujuan universitas, Di samping pada penyusunan visi misi, fakultas saintek juga membentuk pusat studi halal, penambahan koleksi perpustakaan fakultas dengan buku referensi yang berbasis integrasi keilmuan untuk dapat menunjang proses perkuliahan para mahasiswa; kedua, Struktur keilmuan yang tergambar dalam kurikulum Fakultas Santek Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh adalah struktur keilmuan yang memadukan empat kelompok mata kuliah, (1) kelompok mata kuliah bidang keahlian yang sesuai dengan masing-masing parodi. (2), kelompok mata kuliah kajian keislaman; (3) kelompok mata kuliah umum dan (4), mata kuliah local wisdom/ kearifan local, yaitu mata kuliah Studi Syariat Islam, dan Arsitektur Vernakular Aceh. Dan ketiga, Model kurikulum Fakultas Saintek adalah model kurikulum non dikotomik integralistik, adapun implementasi kebijakan kurikulum non dikotomik di Universitas Islam Negri Ar-Raniry Banda Aceh diwujudkan dalam proses perkuliahan.

References

Abuddin Nata, dkk., Integrasi Ilmu Agama dan Ilmu Umum, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2005

Abuddin Nata, Pendidikan dalan Perspektif Hadits, Jakarta: UIN Jakarta Press, 2005

Achmad Baiquni, Al-Qur’an dan Ilmu Pengetahuan Kealaman, Yogyakarta:Dana Bhakti Prima Yasa, 1997

Agus Zaenul Fitri, Integrasi Pengembangan Keilmuan Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, IAIN Tulung agung, 2020)

Ali Mudhofir, Kamus Teori dan Aliran dalam Filsafat dan Teologi, Yogyakarta, Gajahmada University Press, 1960

Anda Juanda, Integrasi Ilmu Alam (Sains) Dan Agama Berbasis Kurikulum Grass Roots Di Perguruan Tinggi Islam, jurnal SCIENTIAE EDUCATIA Volume 3 Nomor 1 Juni 2014

Azyumardi Azra, Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru, Jakarta: Logos Wacana ilmu dan Pemikiran, 2000

Azyumardi Azra, Pendidikan Tinggi dan Kemajuan Sains (Sebuah Pengantar) dalam: Charles Stanton, Pendidikan Tinggi dalam Islam, terj. Afandi, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1994

Azyumardi, Dalam Kata Pengantar: Armai Arief, Reformulasi Pendidikan Islam, Jakarta: CRSD PRESS, 2005

B.N. Marbun, Kamus Politik, ( Jakarta, Pustaka Sinar Harapan, 1996

Bustanuddin Agus, Ilmu dan Islam Dalam Persepsi ilmuan Sosial, jurnal Andalas No. 20/September 1995.

Dapat dibaca di https://jurnal.ar-raniry.ac.id /index.php/islamfutura/ article/view/3765

Diriwayatkan Ibnu Majah, dan dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam Shahih wa Dha'if Sunan Ibnu Majah no. 224.

Gesied Eka Ardhi Yunatha, Analisis Pelaksanaan Rekonstruksi Dalam Proses Penyidikan Guna Mengungkap Pemenuhan Unsur Delik Pencurian Dengan Kekerasan, Skripsi, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 2010

Husniyatus salamah, Desain Pengembangan Kurikulum IAIN Menuju UIN Sunan Ampel Surabaya UIN Sunan Ampel, 2016

Mahdi Ghulsyani, Filsafat Sains Menurut Al-Qur'an, Bandung: Mizan, 1989.

Masduki, “Menuju Sistem Pendidikan Integral Melalui Dekontruksi Dikotomi Ilmu Pengetahuan”, al-Fikr: Jurnal Ilmiah Keislaman Vol. 5, No.1. Januari-Juni 2006. Hlm. 2.

Muhammad Ansyar, Kurikulum: Hakikat, fondasi Desain dan pengembangannya, ( Jakarta: Kencana, 2015

Mulyadhi Kartanegara, Integrasi Ilmu: Sebuah Rekonstruksi Holistik, Bandung: Mizan, 2005

Mulyono, Model Integrasi Sain dan Agama, Jurnal Penelitian Keislaman, Vol. 7, No. 2, Juni 2011

Said Agil Husein Al-Munawar, Aktualisasi Nilai-nilai Qur’ani dalam Sistem Pendidikan Islam, (Jakarta: Ciputat Pers, 2003

Sugiono, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: Al Fabeta, 2011

Yusuf Qardhawi, Al-Fiqh Al-Islâmî bayn Al Ashlahâh wa At – Tajdîd terj. Problematika Rekonstruksi Ushul Fiqih, Tasikmalaya, 2014

Downloads

Published

2026-08-03

How to Cite

Samsuardi, & Abdul Hadi. (2026). DEKONSTRUKSI DIKOTOMI ILMU: UPAYA REKONSTRUKSI KURIKULUM INTEGRATIF FAKULTAS SAINTEK UIN AR-RANIRY BANDA ACEH. Jurnal Ikhtibar Nusantara, 5(3), 691–703. https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i3.730