PENYAKIT KONTEMPORER SEBAGAI ALASAN FASAKH PERNIKAHAN PERSPEKTIF ULAMA MAZHAB SYAFI‘I

Authors

  • Muhammad Rijal Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

DOI:

https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i2.759

Keywords:

Penyakit Kontemporer, Fasakh, Perkawinan, Mazhab Syafi‘i, Cacat Perkawinan, Hukum Islam.

Abstract

Perkawinan dalam Islam merupakan akad yang memiliki dimensi ibadah, sosial, dan hukum sekaligus. Tujuan perkawinan tidak hanya berkaitan dengan keabsahan hubungan antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga diarahkan untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta menjaga keturunan, kehormatan, dan kemaslahatan para pihak. Namun, dalam praktiknya, kehidupan rumah tangga dapat menghadapi berbagai persoalan, termasuk munculnya penyakit atau gangguan kesehatan yang dapat menghambat terlaksananya tujuan perkawinan. Dalam fikih Islam, salah satu instrumen hukum yang dapat digunakan untuk mengakhiri ikatan perkawinan karena adanya keadaan tertentu adalah fasakh. Mazhab Syafi‘i secara klasik telah membahas sejumlah cacat atau penyakit tertentu yang dapat menjadi alasan fasakh, terutama cacat yang berpengaruh terhadap hubungan biologis dan menimbulkan mudarat bagi pasangan. Persoalan muncul ketika masyarakat modern menghadapi penyakit yang tidak dikenal dalam bentuk yang sama pada masa ulama klasik, seperti HIV/AIDS, hepatitis kronis, penyakit genetik tertentu, gangguan kesehatan reproduksi, serta gangguan kejiwaan berat. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep fasakh karena penyakit menurut Mazhab Syafi‘i dan mengkaji relevansinya terhadap penyakit kontemporer. Penelitian menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan normatif-fikih. Sumber primer berupa kitab-kitab fikih Mazhab Syafi‘i, sedangkan sumber sekunder berupa buku, artikel jurnal, dan penelitian kontemporer mengenai hukum keluarga Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mazhab Syafi‘i tidak menjadikan semua penyakit sebagai alasan otomatis untuk melakukan fasakh. Penyakit yang dapat menjadi alasan fasakh harus memiliki karakteristik tertentu, terutama menimbulkan mudarat yang serius, menghalangi tujuan fundamental perkawinan, atau menghilangkan kemampuan pasangan untuk memenuhi hak-hak perkawinan. Dengan pendekatan qiyas, kaidah fikih, dan maqashid al-syari‘ah, konsep cacat yang menjadi alasan fasakh dapat dikontekstualisasikan untuk menilai penyakit kontemporer. Namun, penetapan fasakh harus dilakukan secara hati-hati melalui pembuktian medis, pertimbangan tingkat keparahan penyakit, kemungkinan pengobatan, risiko penularan, dan perlindungan terhadap hak kedua belah pihak.

References

Ali, F. F., Jannah, S., & Sa’dianti, S. (2025). … Yang Melakukan Zina Dalam Mazhab Syafii Dan Kompilasi Hukum Islam: Divorce Lawsuits Against Husbands Committing Adultery in the Perspective of Mazhab …. AL-FIKRAH: Jurnal Kajian Islam. https://journal.stiba.ac.id/index.php/fikrah/article/view/2597

Anshorullah, M., Purqon, A., & ... (2024). Pembatalan perkawinan akibat penyakit obsessive compulsive disorder (OCD) menurut Mazhab Syafi’i dan Mazhab Hanafi. In Usroh: Jurnal Hukum …. researchgate.net. https://www.researchgate.net/profile/M-Saputra-6/publication/388698338_PEMBATALAN_PERKAWINAN_AKIBAT_PENYAKIT_OBSESSIVE_COMPULSIVE_DISORDER_OCD_MENURUT_MAZHAB_SYAFI’I_DAN_MAZHAB_HANAFI/links/686135e3b991270ef3000533/PEMBATALAN-PERKAWINAN-AKIBAT-PENYAKIT-OBSESSIVE-COMPULSIVE-DISORDER-OCD-MENURUT-MAZHAB-SYAFII-DAN-MAZHAB-HANAFI.pdf

Asrory, A. F., Khoir, A. M. M., & Naufal, F. (2024). Konsep mahar perkawinan dalam perspektif empat mazhab dan relevansinya pada era kontemporer di indonesia. In Juris Prudentia: Jurnal Hukum …. academia.edu. https://www.academia.edu/download/121454883/KONSEP_MAHAR_PERKAWINAN_DALAM_PERSPEKTIF_EMPAT_MAZHAB_DAN_RELEVANSINYA_PADA_ERA_KONTEMPORER_DI_INDONESIA.pdf

Firdaus, M. R., & Madid, I. (2024). Tinjauan Terhadap Penyakit Cacar Monyet (Monkeypox) Sebagai Aib Dalam Pernikahan Menurut Empat Mazhab. Wasathiyyah. https://journal.maalysitubondo.ac.id/index.php/Wasathiyyah/article/view/105

Habibie, A. A., & Turnip, I. R. S. (2025). Lavender Marriage Perspektif Ulama Kota Medan dan Implikasinya dalam Hukum Keluarga Islam di Indonesia. Jurnal Darussalam: Jurnal …. https://ejournal.uimsya.ac.id/index.php/darussalam/article/view/4280

Habiburrahman, M., & Sa’adah, U. (2025). Nikah Fasid dan Implikasinya terhadap Iddah Perspektif Madzhab Syafi’i. Comprehensive Journal of …. https://ojs.staizmojosari.ac.id/index.php/staiza/article/view/38

Hajar, I., Qustulani, M., & Jalil, D. (2022). HIRFAH SEBAGAI KRITERIA KAFA’AH DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH PERSPEKTIF IMAM SYAFI’I DAN IMAM MALIK. … : Jurnal Kajian Hukum …. https://journal.ptnutangerang.ac.id/index.php/hikamuna/article/view/288

HAMIL, T. K., & FUADI, F. (n.d.). PANDANGAN ULAMA TARBIYAH KOTA PADANG. In academia.edu. Retrieved https://www.academia.edu/download/92355383/SKRIPSI_FAJRIATUL_FUADI.pdf

KITAB, I. H. D. (n.d.). PROGRAM S1 JURUSAN AHWAL AL-SYAKHSHIYAH FAKULTAS SYARI’AH DAN ILMU HUKUM UNIVERSITSAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM …. In repository.uin-suska.ac.id. Retrieved https://repository.uin-suska.ac.id/773/1/2011_2011141.pdf

Lestari, R. A., & Darlius, D. (2025). Kedudukan Wali dalam Perkawinan dan Konsekuensi Hukumnya (Studi Kasus di Desa Hiang Tinggi Kerinci): The Position of the Guardian in a Marriage and Its Legal …. BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang …. https://journal.stiba.ac.id/index.php/bustanul/article/view/1943

Marsal, A. (2018). Infertilitas Sebagai Alasan Khulu’Perspektif Ulama. In YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum …. journal.iainkudus.ac.id. http://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Yudisia/article/viewFile/3677/2563

Mesra, A. (2012). Verifikasi Identitas Biologis Menjelang Perkawinan dalam Perspektif Fikih. AHKAM: Jurnal Ilmu Syariah. https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/ahkam/article/view/963

Mustakim, A., Umami, H., & ... (2023). Impotensi Sebagai Alasan Fasakh Prespektif Imam Al-Nawawi Dan Ibnu Hazm:(Studi Komparatif). USRATUNA …. https://ejournal.staidapondokkrempyang.ac.id/index.php/usrotuna/article/view/384

Muthalib, S. A. (2023). Fasakh Nikah Due to Disease in the Islamic Family Law of Perak Malaysia: Fasakh Nikah Karena Penyakit Dalam Hukum Keluarga Islam Perak Malaysia. In El-Hadhanah: Indonesian Journal Of Family Law And ….

Nurullah, I., & Fatholla, F. (2024). ANALISIS TEORITIS FASAKH NIKAH DALAM PERSPEKTIF TOKOH NAHDLATUL ULAMA DI KABUPATEN BONDOWOSO. Al-Qawaid: Journal of Islamic …. https://ejournal.iainurulhuda.ac.id/index.php/qowaid/article/view/176

Sofiyandi, A. A. (2019). Analisis Hukum Islam Terhadap Pandangan Wahbah Al-Zuhaili Tentang Perceraian Dengan Alasan Istri Penyandang Cacat. In UIN Sunan Ampel surabaya.

Suhendra, D. (2016). Khulu’Dalam Persfektif Hukum Islam. … IYYAH: JURNAL ILMU SYARI’AH DAN …. https://rumahjurnal.iainsasbabel.ac.id/asy/article/view/672

Trigiyatno, A. (2021). Suami Dipenjara Sebagai Alasan Cerai Gugat; Perspektif Fikih Dan Legislasi Negeri Muslim. Arena Hukum. https://arenahukum.ub.ac.id/index.php/arena/article/view/1182

Zaenal, F. F., Akmal, A. M., Jamil, M. J., & ... (n.d.). ANALISIS KOMPARATIF PENDAPAT IMAM MALIK DAN IMAM SYAFI’I TENTANG KEDUDUKAN KHULU’SEBAGAI TALAK. Qadauna: Jurnal Ilmiah …. Retrieved https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/qadauna/article/view/57588

Downloads

Published

2026-05-05

How to Cite

Muhammad Rijal. (2026). PENYAKIT KONTEMPORER SEBAGAI ALASAN FASAKH PERNIKAHAN PERSPEKTIF ULAMA MAZHAB SYAFI‘I. Jurnal Ikhtibar Nusantara, 5(2), 748–759. https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i2.759